
Masjid Jami’ AT-TAWAKAL Melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H/2026 M
Purwakarta – DKM MASJID AT-TAWAKAL Kp. Sukamaju Poponcol Purwakarta menggelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Lapang Rusunawa pada Sabtu (21/3/2026) dengan Khidmat dan Penuh Kebersamaan, Sholat Idul Fitri 1447 H berlangsung Lancar di Bawah Langit Cerah walau sebelumnya sempat diguyur hujan pada malam harinya. Momentum ini menjadi penanda berakhirnya Ramadhan sekaligus penguat semangat kebersamaan umat Islam khususnya di lingkungan RT.05, RT.09, RT.10 Kp. Sukamaju Poponcol.
Sejak pagi hari, para jamaah mulai berdatangan dengan wajah penuh suka cita, menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadhan. Langit cerah yang menaungi pelaksanaan sholat menjadi anugerah tersendiri. Udara yang segar dan sinar matahari yang hangat seakan menambah ketenangan dan kekhusyukan dalam beribadah. “Alhamdulillah, cuaca cerah,” menjadi ungkapan syukur yang terucap dari banyak jamaah yang hadir.
Pada pelaksanaan shalat idul fitri 1447 H tersebut, bertindak sebagai Imam shalat adalah Bpk. Ustadz Ali Akbar, Khotib diisi oleh Bpk. Ustadz Warya. Adapun sebagai Muadzin/Bilal adalah Bpk Iming S.
Dan pada kesempatan sebelumnya, sambutan dari panitia & pemerintahan yang diwakili oleh Bpk. RT.05 Wandi Suhendi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum untuk menguatkan kualitas karakter seseorang setelah melakukan ibadah puasa di Bulan Ramadhan.
“Bulan Ramadan yang telah kita lalui bukan sekadar latihan menahan lapar dan dahaga, melainkan ruang pembentukan karakter dan pengendalian diri. Ia menyampaikan bahwa manusia perlu memaknai puasa sebagai jalan untuk mendekat kepada kebenaran Allah SWT, bukan sekadar mengejar pemenuhan kebutuhan jasmani,”.
“Puasa mengajarkan kita bahwa hidup bukan hanya soal makan dan minum. Kita perlu terus mengendalikan diri, memperkuat hubungan sosial, dan menjaga alam sebagai bagian dari tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Kita sebagai seorang manusia yang mempunyai keterbatasan jangan mudah merasa bahwa kebenaran atas sesuatu hanya milik kita, kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT. Oleh karena itu, kita harus terus-menerus berupaya menjadi lebih baik dan “mendekati Kebenaran-Nya” dengan kerendahan hati, tanpa merasa paling benar”
Dalam refleksinya, mengajak seluruh jamaah menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal memperkuat dimensi spiritual, sosial, dan ekologis. Ia menilai, semangat Ramadhan perlu diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga keseimbangan konsumsi, kepedulian terhadap sesama, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Momentum ini menjadi ajang silaturahmi Umat Islam sekaligus pengingat bahwa kemenangan sejati bukan hanya merayakan hari raya, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai puasa dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesemptan ini pihak Panitia Zakat dan Shalat Idul Fitri 1447 H, mengumumkan hasil pengumpulan hasil ZIS berupa uang sebesar Rp. 23.140.000, Beras sebanyak 1.334 Liter, dan hasil keropak infaq shodaqoh idul fitri 1447 H, sebesar Rp.3.015.000.
Susunan Kepanitian Zakat dan Shalat Idul Fitri 1447 H ;
| Panitia Zakat
Penanggung Jawab : Ketua DKM AT-TAWAKAL Ketua: Iming S Sekretaris : Wandi S Bendahara : Ust Warya
|
Petugas shalat Idul Fitrri
Penanggung Jawab : Ketua DKM AT-TAWAKAL Imam: Ust Ali Akbar Khotib: Ust Warya Muadzin/Bilal: Iming S
|




